Para Pendiri
Hertasning Ichlas adalah Pendiri dan CEO Tasninx, di mana ia memimpin integrasi antara kerangka hukum, regulasi, dan kepatuhan dengan ilmu terapan untuk memberikan strategi lintas sektor yang dapat dieksekusi. Saat ini, ia adalah kandidat PhD dan peneliti di Van Vollenhoven Institute, Universitas Leiden. Penelitiannya mengkaji pembentukan hukum omnibus (omnibus law) di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan fokus khusus pada regulasi sumber daya alam.
Hertasning memiliki rekam jejak akademis, termasuk gelar Sarjana Hukum dari Universitas Gadjah Mada, gelar LL.M. dari Universitas Pelita Harapan (UPH), dan gelar MA dalam Studi Pembangunan dari International Institute of Social Studies (ISS), Erasmus University Rotterdam. Latar belakang akademisnya dilengkapi dengan pengalaman selama hampir satu dekade sebagai dosen di Fakultas Hukum UPH, di mana beliau mendedikasikan diri untuk mengajar dan mendukung pengembangan kesarjanaan hukum di Indonesia. Trajektori profesionalnya mencerminkan penguasaan mendalam dalam pembuatan undang-undang, tata kelola kebijakan, konsultasi hukum korporat, dan tata kelola lingkungan.
Di luar perannya sebagai konsultan hukum, Hertasning pernah menjabat sebagai Asisten Teknis untuk Uni Eropa di Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesia, mengawasi inisiatif dan tata kelola restorasi gambut yang kompleks di berbagai provinsi. Hertasning memadukan pengalaman dalam perancangan kebijakan dan dokumen dengan penelitian lapangan, khususnya mengenai lahan gambut tropis, urusan agraria, dan pengelolaan perkebunan di Indonesia. Ia pernah menjadi penasihat ahli bagi parlemen Republik Indonesia (DPR RI) dan berbagai lembaga pemerintah. Ia mengarahkan misi Tasninx untuk menyelaraskan kemajuan teknologi dengan kerangka kepatuhan hukum dan keberlanjutan di sektor-sektor krusial seperti perkebunan, energi, pertambangan, industri pangan, dan kebijakan kesehatan. Beliau mengedepankan inovasi etis, memastikan bahwa pembangunan dan kemajuan teknologi tetap berkelanjutan secara sosial dan lingkungan.
hertasningichlas@tasninx.com

Zulfan Lindan adalah seorang negarawan terkemuka dengan pengalaman kepemimpinan selama lebih dari tiga dekade di titik temu kebijakan publik, tata kelola perusahaan, dan infrastruktur nasional. Sebagai lulusan ilmu politik, beliau membawa segudang pengalaman dari dua periode masa jabatan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan peran eksekutif penting dalam mengawasi Energi, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup.
Kariernya ditandai dengan penunjukan di tingkat tinggi, termasuk sebagai Wakil Presiden Komisaris PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Anggota Dewan Pengawas BAKTI, dan Penasihat Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, yang memberinya otoritas mendalam dalam telekomunikasi dan digitalisasi nasional. Kedalaman strategisnya semakin diperkuat oleh pengalaman konsultasi yang terkemuka dari tahun 1992 hingga 1997, di mana ia menjabat sebagai penasihat tingkat tinggi bagi korporasi dan institusi keuangan paling terkemuka di Indonesia, termasuk Bimantara, Bank Mashill, Bank Danamon, dan PT Jayanti (Timber Group).
Selama Krisis Keuangan Asia 1997, beliau memainkan peran penting dalam menavigasi kompleksitas sektor perbankan, memberikan nasihat strategis bagi bank-bank komersial nasional (Tbk) di bawah program Bank Dalam Pengawasan (BUN) dan berpartisipasi aktif dalam implementasi Program Penyesuaian Struktural (Structural Adjustment Program/SAP). Di Tasninx, Zulfan bertindak sebagai landasan strategis untuk hubungan pemerintah tingkat tinggi, menyelaraskan inovasi teknis perusahaan dengan tujuan kebijakan nasional Indonesia. Beliau menyediakan jembatan penting antara teknologi disruptif dan dinamika regulasi, memastikan bahwa inisiatif Tasninx terintegrasi secara mulus dengan kepentingan negara. Kepemimpinan dan arahnya menjamin keunggulan strategis di seluruh sektor pertambangan, energi, perkebunan, dan kesehatan, yang mengukuhkan posisi Tasninx sebagai mitra vital dalam pembangunan berkelanjutan Indonesia.
zulfanlindan@tasninx.com
